Berita Umumekonomi & bisnisInfo KesehatanPeristiwapolitik

Di Tahun 2021 Semakin Ngeri Video Viral Wisma Atlit Meludak dan Antrian Pasien.

Ngeri , Wisma Atlit Semakin Bertambah Pasien Covid Dalam Waktu 10 Hari

INDONESIAN NEWSS.Com , JAKARTA – Kondisi pasein COVID-19 di Rumah Sakit Wisma Atlet begitu memprihatinkan. Dalam seuah video viral, tampak ratusan pasien harus duduk lesehan mengantre masuk ke kamar isolasi.

Dalam video berdurasi 10 detik itu, warga tampak bergantian melakukan pendataan. Para pasien itu terlihat membawa tas dan koper untuk menjalani masa isolasi. Pasien COVID-19 Melonjak, Pihak RS Wisma Atlet Minta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta peraturan PSBB di Jakarta harus di perketat di wilayah mana saja termasuk DKI Jakarta

Menurut Koordinator Humas RSD Covid-19 Wisma Atlet, Letkol TNI AL M. Arifin membenarkan video antrean pasien itu. Arifin mengatakan peristiwa itu terjadi semalam pukul 21.00 WIB.

“Sekitar pukul 21.00-an, ramainya malam. Tower 4. Bukan OTG, OTG Tower 5. Mulai seminggu terakhir kan memang naik 300, 400, 500, 661 pernah, 500 kembali, pokoknya di atas 300 lah, sampai hari ini juga, semalam kan makanya ada video ramai memang faktanya seperti itu,” ujar Arifin, Selasa (15/6/2021).

Dia mengatakan pasien yang antre mencapai ratusan. Dia menuturkan pasien harus melakukan pendaftaran lebih dulu untuk mendapat kamar isolasi.

Dia jelaskan lagi , “Yang bergejala harus ditanya dicek, ditensi, kalau tanpa gejala cepat, yang bergejala kan harus dipastikan dia tidak ada keluhan sesak nafas. Proses mendapatkan kamar dan orang yang masuk itu banyak. Jadi antre lah. ” kata Arifin di hubungi lewat hand phone .

Kejadian ini tentunya sangat mengerikan dan benar terjadi , karna pasien Baru yang masuk terus bertambah di Wisma Atlet Jakarta Pusat semakin meningkat hingga mencapai 359% dalam 10 Hari ini.

Di jelaskan lebih lanjut lagi , ” Dalam meningkatkanya pasien COVID di Wisma Atlet didominasi dari warga Jakarta. Arifin berharap bisa ada pengetatan di DKI Jakarta untuk menekan kasus aktif COVID-19″ ujarnya.

“Yang ngirim dari Puskesmas kita sendiri kok, yang di Cipayung aja masih akan dikirim nanti 30 dia akan kirim lagi. Padahal sudah berapa ratus dari awal klaster kunjung mengunjung lebaran masih berlangsung, bahkan sudah di kelurahan-kelurahan sebelahnya ikut tertular, Ciracas, Bambu Apus, kendalikannya harusnya mulai sekarang ya. Jalan harusnya sepi, jangan macet seperti ini berarti kan mobilisasi orang tidak dikendalikan,” ungkapnya.

 

 

(NT / Editor / Red  )

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button